Monday, September 24, 2018

Part 3

Bismillah..

Alhamdulillah. Allohumma solli ala sayyidina Muhammad wa a'la a'li Muhammad..

Lanjut part 3

Ini link audio nya;
https://m.soundcloud.com/the-rabbaanians/ust-muhammad-nuzul-dzikri-haaditsatul-ifki-saat-ibunda-kita-difitnah-part-03
******
Kami tiba di Madinah dan aku menderita sakit selama satu bulan sementara orang-orang mulai terpengaruh dengan berita bohong (tuduhan) ini dan mereka membiarkan aku dalam kondisi sakit apalagi aku tidak melihat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kelembutan yang biasa aku dapatkan jika aku sakit.Beliau hanya menjenguk aku lalu memberi salam lalu bertanya tentang keadaanku hanya dengan memberi isyarat sedang aku tidak menyadari sedikitpun apa yang sedang terjadi.
******

1 bulan lamanya ibunda kita jatuh sakit, saat itu juga isu tentang bunda kita di goreng dan di gembor gemborkan.

("Istri nabi kalian, tidur sama laki laki lain") isu tersebut di katakan ke semua orang, akhirnya banyak orang percaya, banyak yang goncang, dan bahkan sahabat sahabat nabi juga hampir percaya dari bawah alam sadarnya. Isu ini sangat bahaya. Hati hati dengan isu. Isu ini luar biasa 

Jaman dulu padahal belum ada sosmed, fb,dll tapi bisa percaya. Hasan bin tabib bisa percaya. Setiap hari kita denger isu. Setiap hari denger isu. Kita harus mengakui bahwa kita ini lemah. Lemah dengan apa yang kita dengar. Dan lemah dengan apa yang kita lihat. Oleh karena itu jangan pernah lupa ada 3 organ yg sering di sebut dalam Al Qur'an, yaitu Hati, Mata , Telinga. 

Makanya ada sebuah teori, Kebohongan yg di sampaikan secara masif,maka akan menjadi seperti sebuah kebenaran.

Sesungguhnya retorika itu bisa menyihir, berita bisa menyihir. Sedangkan isu yg disampaikan Abdullah Ibnu Salul itu menyangkut iman yg tidak bisa diterima dengan akal sehat,bagaimana mungkin istri Nabi berzina.

Hati hati dengan isu, jangan ikuti isu. Jangan cuma isu tentang politik,ekonomi dan bahkan isu tentang keluarga. Jangan diikuti. Jangan diikuti. Jangan ikut ikutan. Nanti bisa terfitnah. Seperti di surat Al-Maidah ayat 41, Barang siapa yang Alloh ingin berikan fitnah,maka engkau Muhammad tidak bisa memberi hidayah, dan mereka (yg Alloh ingin fitnah), Alloh tidak ingin mensucikan mereka. Karena hati mereka hasad,penuh dengan kebencian. Karena mereka hobi mendengar berita berita dusta, berita berita hoax. Di dunia sosmed ataupun dunia nyata. Maka tinggal nunggu saja, orang yang suka hobi dan ngikutin isu , mereka adalah orang-orang yg tidak akan Alloh sucikan hatinya . Ini adalah perkataan pemilik hati kita. Jadi jangan mengikuti isu. Ini penting.

Hobinya mendengarkan berita berita hoax. yang Alloh bilang, sebatas mendengar,sebatas ngikutin. Sami'unil Khazib. Mereka di dunia akan hina. Dan di akhirat akan pedih. Bakalan kena tuh. Padahal belum ke arah menyebar kan.

Kalo yang baru denger aja bakalan terfitnah, apalagi menyebarkan. Bakalan hancur. Akan susah ikhlas.

Bagaimana kalo ga sengaja denger? Jawabannya ada di surat an nur ayat 12; Kalo saja kalo kalian mendengar hal tersebut (Aisyah berzina), coba balikan ke diri kalian, jika kalian ada di posisi Aisyah, maka kalian akan berbaik sangka.

Jadi bukan baik sangka ke saudara kalian, tapi ke diri kalian. Karena bagaimana pun kita semua Islam satu tubuh. Kita berpikir, "Gimana kalo aku ada di posisi mereka ya?" Jadi pada akhirnya kita berpikir, " oh iya bener, aku ga bakalan begitu, jadi itu pasti salah beritanya". Khusnuzon. Baik sangka. Maka orang orang yang beriman,pasti akan baik sangka pada diri sendiri, dan baik sangka ke orang lain. Ini adalah orang beriman. Selalu positif.

Lanjutan, kata Aisyah; Aisyah ga merasa sama sekali kalo sedang di bicarakan di kota Madinah. Tapi ada yang mengganjal, "Aku tidak merasakan kelembutan dari Rosullulloh Saw seperti biasanya,khususnya ketika aku sakit"
"Nabi masuk, nabi datangi diriku lalu nabi kasih salam, lalu bertanya,bagaimana keadaan mu?" Disitu aku merasa ada yg janggal, tapi gaada pikiran buruk.

Kenapa Janggal? Karena biasanya Nabi Muhammad ada di level yg atas, biasanya Nabi selalu memanggil Aisyah dengan Aisyh panggilan sayang Rosul, atau Humaira, pipi yang kemerah merahan. 
Biasanya Nabi selalu ngobrol panjang dengan Aisyah (kalo lagi normal), nabi sering jalan bareng, Nabi sering keluar malam sambil ngobrol. Tapi disini saat Aisyah sakit, cuma tanya, "gimana keadaan mu?" Maka Aisyah rada mengganjal.
Nabi Muhammad dalam riwayat Muslim, sering mencium Aisyah. Tapi disini saat Aisyah sakit engga dicium.
Dalam hadist nasa'i, Nabi sangat perhatian. Sofhia istri Nabi ketinggalan unta nya karena unta nya lelet, dan Sofhia nangis, dan akhirnya Nabi Muhammad datang dan menyeka air mata Sofhia. Jadi MasyaAlloh Nabi sangat perhatian banget terhadap istrinya.
Dan Aisyah saat Sakit, di diemin, ga di elus, hanya dari Jauh, "gimana keadaan mu", sudah itu doang.
Nabi Muhammad bersabda, "Sebaik baik Manusia adalah yg paling baik terhadap istrinya,dan aku adalah yg terbaik terhadap istriku" Jadi ya memang the best banget Muhammad. Sehingga ketika cuma ditanya, "gimana keadaan mu?" Itu sudah janggal. Itu sudah aneh dan berbeda. Karena biasanya Nabi memang ada di level yg lebih tinggi. Lebih keren lagi.

70% kasus perceraian adalah istri yg gugat, salah satunya karena  KDRT yg dilakukan suami. Bahkan mereka juga udah banyak yg ngaji dan Deket dengan ustad. Tapi masih belum bisa ngikutin nabi ketika berperilaku dengan istrinya, masih banyak yg kasar dan tidak baik.

Kata Aisyah ini sangat ganjal ketika Nabi seperti itu,tapi aku gaada perasaan buruk sedikit pun. Gaada su'uzon. Aku ga pernah punya pikiran buruk sedikit pun, mungkin janggal sih,tapi mungkin karena capek atau ada urusan lain. Tapi Aisyah ga kepo dan ga cari tahu. Saat itu saat Aisyah sakit, bener2 ga tau apa apa. Dan lebih memilih khusnuzon, meskipun baru 13 tahun umur nya, lebih memilih bertaqarrub,dan mendekatkan diri kepada Alloh. Aisyah lebih memilih Ihfazillah yahfadzka, "Jagalah Alloh maka Alloh akan menjaga kita". 

Bahkan kata para ulama kontemporer, ga boleh ngoprek ngoprek hape suami/istri nya. Karena pondasi pernikahan adalah Trust/Kepercayaan. Jadi karena sudah yakin dengan hak Alloh maka InsyaAlloh Alloh akan menjaga hak kita.

Maka dari itu, jika saja Aisyah mungkin kepo, bisa saja Aisyah menjadi tahu tentang hal tersebut tentang berita fitnah tersebut dan akan menyakitkan Aisyah. Tapi Aisyah ga kepo. Dan tidak sok sok cari perhatian meskipun sakit. Lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Terkadang Alloh sengaja menutup sesuatu utk kita, tapi itu yang terbaik buat kita. Terkadang yang terbaik kalo kita ga tahu. Jika ternyata memang ada sesuatu,biarkan Alloh saja yg membongkar.

Orang orang yang mengikuti Sunnah secara teori dan praktek, secara komprehensif, maka setiap dia bicara dan bersikap maka akan hikmah hikmah hikmah, bijaksana bijaksana bijaksana. Seperti Aisyah ini. Jangan kebanyakan mikir/galau sehingga lupa zikir. Karena yg bikin tenang itu adalah Zikir. (Ar raad ayat 23). Lebih baik minta perlindungan dan minta hidayah kepada Alloh.

Oleh karena itu kita harus tiru Aisyah. Meskipun ada kejanggalan tapi tidak berburuk sangka. Berhari hari, berhari hari hingga nanti Aisyah mengerti apa hakikat yg terjadi. Yang akan di jelaskan di episode berikutnya....... (To be continued :).... )


Q&A
  1. Selalu berdoa agar dijaga Alloh, doa pagi dan petang,jangan sampai ketinggalan. Allohumma afini fi badani, fi sam'i, fi Bashori. Kita baca dengan hati. InsyaAlloh akan ada perubahan yg signifikan. Kita juga harus memilih teman, harus dijaga, seseorang itu di atas agama sahabatnya. Kita harus punya sensor, karena ga semua harus kita dengarkan (seperti isu-isu). Makanya para ulama kita tidak mau jika ada pemikiran pemikiran yg menyimpang dan tidak ada maslahat yg jelas. Kita harus jaga, ga semua kita baca, kita hanya mendengar hal hal yg membuat kita takut kepada Alloh. Yg buruk buruk jangan dibaca. Al-An'am :68 maka jika ada Ayat yg dipermainkan,maka berpalinglah dari sana. Karena jika terus kita dengar, kita akan membenarkan hal tersebut.
  2. Bagaimana jika ada isu tentang politik yg ada di sosmed? Jika kita baru berhijrah dan bertobat, maka sibukan dengan ilmu, pastikan kita aman dengan pertanyaan akhirat,siapa Robb kita, Rosul kita, Agama kita. Maka kita harus memikirkan diri kita sendiri dulu, siapkan bekal dan ilmu. Perbanyak ilmu yang fardhu ain. Sehingga hindari yg politik politik,dan belum tentu yg kita jelekan lebih baik dari kita.
  3. Kembali pada hadits, "salah satu tanda kebaikan agama seseorang adalah seseorang itu meninggalkan hal yg ga bermanfaat untuk dia,yg bisa merusak agama nya". Dan salah satu tanda Alloh mencampakkan seseorang dan Alloh ga kasih hidayah adalah Alloh membuat dia sibuk dengan yg tidak bermanfaat, yang tenggelam dengan fitnah (Al-Maidah 40-41). Dan ini bisa menghabiskan waktu. Dan cek lagi,manfaat atau engga. Lebih baik sibukkan ilmu, tafsir surat Al Fatihah, sibukkan dengan hal basic. Semua orang orang besar kuat di Basic. 
  4. Fitnah secara etimologi adalah Ujian. Secara terminologi bisa bermakna Ujian,semua ujian bisa dinamakan Fitnah (Al ankabut:2, yuftanun dari kata Fitnah, kata kerja pasif dari fitnah, Apakah seseorang dibiarkan begitu saja tapi tidak di fitnah/di uji?) . Sabda nabi dalam hadist muslim,kalian tahu ga hibah? Kamu ngomongin sesuatu tentang saudara kalian tapi saudara kalian ga suka, bagaimana jika benar apa yg kita katakan? Maka itu ghibah. Jika tidak benar, itu adalah Fitnah/Hoax.
  5. Aisyah dikatakan wanita yg beriman,ga ngerti apa apa,dan menjaga kehormatan, wanita baik baik. Atthoyibah . 
  6. Kita dilarang, yaitu Janganlah kalian berada di tempat tempat yg bisa kena fitnah. Contoh , ketika kita ingin buang air kecil jam 10 malam,kita ada di deket  pom dan di club' malam,ya jangan kita masuk ke club' malam meskipun itu hanya numpang buang air kecil. Nanti kalo dilihat orang ya bisa timbul fitnah. Pilihlah di pom bensin misalnya .
  7. Memutlakkan sesuatu itu bisa bikin masalah diantara kita. Makanya harus di lihat dulu, di rinci dulu. Jangan di generalisir. Dalam fikih itu penting. 


Jadi catatan penting yang dapat kita ambil;
- Kita ga boleh ngikutin isu karena kita lemah, lebih baik kita sibukkan dengan hal yg manfaat dan mencari ilmu atau yg penting utk diri kita sendiri
- Rosullulloh adalah keren banget terhadap istrinya, Rosul biasanya perhatian dan sayang banget sama istri, namun di kisah ini Rosul ada yang berbeda karena memang ada kejadian Hadistul Ifki ini sedangkan Aisyah masih tidak tahu tentang berita ini, namun hanya dengan seperti itu Aisyah sudah merasa ada yg berbeda 
- Aisyah ga kepo kepada Rosullulloh, dan tetap khusnuzon, tetap bertaqarrub kepada Alloh, dan selalu menjaga Hak Alloh. Ihfazillah yahfadzka


Alhamdulillah.. itu saja catatan nya.. Aaaaaa... MasyaAlloh.. Kagum banget sama Rosullulloh yang kalo lagi normal selalu perhatian sama istri, yg suka mencium,suka ngobrol,suka jalan jalan, suka memanggil istri dengan nama panggilan yang baik, dan pas ngebayangin adegan menyeka air mata Sofia yg ketinggalan Onta juga MasyaAlloh banget :D Semoga aku di karuniai Alloh suami yg seperti Rosullulloh, yg sayang dan perhatian juga aamiin ya Alloh :)

Dan Alhamdulillah, jaman dulu saat era suka main fesbuk,paling suka karena ga sadar ikut ikutan orang yang lain, suka ikut ngejelekin pemimpin, suka ikut mencela orang yang salah yg viral, pokoknya apa apa share apa apa share. Astaghfirullah.. Alhamdulillah InsyaAlloh sudah tobat. Di fesbuk sudah ku hapus post post yang pernah ku share dan 90% tentang isu isu yang berkembang dan yaudah buat apa gitu?? Giliran sekarang malah kaya ngerasa Astaghfirullah kenapa masih banyak yang belum aku tahu, rasanya bodoh banget dan bismillah mau mulai belajar lagi InsyaAlloh.. Makasih ya Alloh . Bahkan meskipun ini mendekati pemilu. Dan aku sadar, semua di sekeliling ku di tempat kerja banyak yg ngomongin isu isu politik. Apa apa isu .Di grup keluarga whatsapp masalah isu. Di kantor apa dikit isu. Di saat itu aku cuma bisa diem aja. Diem aja. Kalo bisa menghindar aku menghindar ke ruang lain. Kalo di tanyain aku selalu bilang ga tau .ga nonton beritanya Bu. Ya emang bener aku TV nya udah lama rusak jadi gatau apa apa. Alhamdulillah. Dan ya gitu dah pokoknya. Makanya bismillah perihal menghindari diri dari fitnah maupun isu bener2 musti di praktekan banget jaman sekarang. Ga cuma fesbuk sih. Bahkan di YouTube yg lagi trending trending, rata rata juga isu fitnah .dan explore Instagram kalo yg qodarulloh masih ada aja juga hal viral viral yg isinya fitnah dan isu. Ini musti banget dihindari. Bismillah.
Aisyah ga kepo juga ke suami, dan ini MasyaAlloh banget. Bener2 percaya banget. Percaya sama Alloh dan suami. Bismillah ya, semoga aku bisa begitu suatu saat aamiin.. :)

Itu saja untuk part 3. Alhamdulillah..

Wassalamu'alaikum..

No comments:

Post a Comment