Friday, February 15, 2019

Part 9 , Part terakhir seri Hadisatul Ifki

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh

Akhirnya bisa nulis yg part terakhir dari series Hadisatul Ifki

Ini link audio nya;


Dan ini rangkuman dari tulisan ku;
Disini sebelum memulai, ada percakapan sehari hari dari Mas Fani dan Ustadz Nuzul
Fani; Apa kabar ustad?
Ust Nuzul ; baik baik
Fani : Terimakasih ustadz bisa bersama ustad kembali dalam menuntaskan seri Hadisatul Ifki
Ust Nuzul : Sama sama...

Sederhana sih, tapi dari sini berarti sekelas Ust Nuzul aja kalo ditanya pake bahasa Indonesia ya jawabnya ya Urf/Kebiasaan/Kebudayaan di Indonesia yaitu apa kabar? Jawab baik, Terimakasih jawab Sama sama..

Kaya nya itu sih yg aku tangkep. Hehehe

Lanjutan;
Tiba saatnya kita ada di episode terakhir, yg pemeran utamanya adalah Pemudi ( Aisyah ra), ada Ali bin Abi Thalib,ada Misthoh, dll . Karena pemuda jaman sekarang butuh qudwah, butuh teladan, sejarah agama kita penuh dengan pemuda pemuda yg dewasa pemikiran nya, matang, dan bijaksana dalam mengambil sikap.

Episode lalu ada pertanyaan dari Nabi Muhammad Saw kepada Aisyah, yaitu " Kalau kamu melakukan apa yg diluar kebiasaan kamu, maka Bertaubat lah kepada Alloh "

Maka begitu mendengar suami, maka Aisyah mengatakan;
"Maka air mata ku berhenti seketika, dan aku tidak merasa ada setetes air mata yg jatuh di kedua bola mataku" saking campur baur nya perasaan Aisyah..

Lalu Aisyah menghadap kan dirinya kepada Abu Bakar Assidiqie ayahnya, " Wahai Ayah ku, jawab apa yg Rosullulloh Saw (suami) sampaikan kepada ku"
Karena berharap ayahnya saja yg menjawab/membela dan Aisyah yakin bapaknya tau bahwa dirinya bersih..

Maka Abu Bakar Assidiqie menjawab, "Demi Alloh, aku tidak tahu apa yg harus aku sampaikan kepada Rasulullah Saw"

Abu bakar ga menjawab, begitu mendapat kenyataan Ayahnya tidak menjawab nya, maka Aisyah menghadapkan dirinya ke Ibu nya,

" Ya Ummi, tolong jawab Rosullulloh Saw, tolong katakan aku bersih"
Ummu Rumman, " Demi Alloh anak ku, aku tidak tahu apa yg harus aku katakan kepada Rosullulloh Saw"

Bahwa abu bakar dan ummu Rumman, percaya 100% kepada anaknya, tapi mereka tidak mau melangkahi Rosullulloh saw, mereka khawatir mereka tidak tahu bahwa bisa jadi ada yg mis pada anaknya yg mereka tidak tahu, secara psikis tak ada yg meragukan karena Zaid , Barirah, track record Aisyah bagus, mereka sebenarnya percaya, tapi mereka ga mau melangkahi Wahyu Rosullulloh Saw. Mereka khawatir Wahyu berbicara lain. Maka itulah kenapa Abu Bakar disebut "Assidiqie" , mereka lebih percaya Wahyu/Rosullulloh dibanding anaknya. "Aku ga tau apa yg harus ayah katakan," dihadapan Rosul mereka hanya bisa diam dan Sami'na wa attho'na.. 

Kalo bawa naluri, siapa yg ga mau bela anaknya, dia mertua dan bisa aja nyerang menantu. Tapi Abu Bakar tidak menggunakan bargaining mertua yg sebenarnya statusnya diatas menantu, tapi disini abu bakar memposisikan diri sebagai Umat. 
Kita belajar dari mereka, bahwa mereka menyerah, menyerah di hadapan Qolalloh dan QolaRosul.

Ketika melihat ayah dan ibu nya tidak membela Aisyah, maka Aisyah berbicara " Pada saat itu, aku adalah seorang anak perempuan remaja yg belia dan aku tidak banyak membaca Alquranul Karim (menurut ulama ini bentuk ketawadhuan Aisyah) ,, Aku tau kalian telah mendengar berita tentang diri ku yg viral di masyarakat hingga kokoh di hati kalian, dan kalau pada saat ini detik ini aku katakan kepada kalian bahwa aku bersih dari tuduhan tersebut dan Alloh tahu aku bersih, maka kalian pasti tetap tidak akan percaya akan hal itu,,, ( kata ulama, maksudnya mereka tidak bisa memastikan kebenaran tersebut bahwa Aisyah bersih, mereka percaya tapi ga bisa buktikan kebenaran nya,. Karena gaada bukti dan ga bisa ngebuktiin),,, 
Dan kalau aku mengakui sebuah perbuatan dan Alloh maha tahu bahwa aku bersih, tapi mungkin kalian akan percaya dengan pengakuan tersebut, Demi Alloh tidak ada ungkapan yg cocok aku katakan kepada kalian kecuali perkataan Abu Yusuf, Fasobrun Jamil, Wallohul Musta'an "

Saking blank/ sedih nya Aisyah lupa dengan nama nya Nabi Yaqub alaihisalam/ Ayahnya Nabi Yusuf.
Fasobrun Jamil; Sabar yg indah
Wallohul Musta'an a'la ma tassifun ; Hanya Alloh tempat meminta pertolongan dari fitnah fitnah mereka, dari ucapan ucapan mereka.

"Maka aku pamit, dan tidur di atas ranjang ku"

Disini Aisyah tidak ada klarifikasi. Ga ngejelasin lagi. 
Aisyah tidak mengatakan, aku tidak begini, ataupun menjelaskan bahwa aku ga pernah melakukan hal tersebut.
Tapi mengucapkan,, Fashobrun Jamil, Wallohul Musta'an ( Sabar yang indah).

Itu bedanya anak jaman dulu dan sekarang, ketika mendengar surat Yusuf "Fasobrun Jamil" bener bener di tadabburi dan diamalkan, ketika ditimpa fitnah maupun ujian, tidak ada klarifikasi dan tidak ada membersihkan diri ke orang orang. Sabar aja udah. dan Wallohul Musta'an, Meminta pertolongan kepada Alloh. Dengan Sabar dan Solat (Al baqoroh ayat 48-45). Nabi kalo ada masalah minta pertolongan kepada Alloh, solat 2 rokaat. Maka Aisyah pun seperti itu. 

Ketika hijrah, terdapat banyak masalah, masalah kehidupan sehari hari, maka kita harus minta pertolongan kepada Alloh. Bukan seperti jaman sekarang yang suka klarifikasi ketika di fitnah.

Kata Aisyah, "karena aku tau aku bersih, dan aku yakin Alloh akan membersihkan nama ku." maka disini Aisyah Husnuzon kepada Alloh. Bahwa Alloh akan membersihkan namanya. Aisyah yakin sama Alloh. Mental anak muda harus yakin sama Alloh, positif thinking sama Alloh. Padahal satu kota (madinah) bilang Aisyah berzina, udah viral. Tapi Aisyah yakin, saya bersih, maka bisa survive walaupun 1 kota bilang dia zina, tapi Alloh yang akan menolong Aisyah sehingga saking yakinnya Aisyah ga klarifikasi biar Alloh aja yg membersihkan nama nya.

aisyah bercerita pada saat itu, namun yg mis nya, "aku tidak menduga ada wahyu turun hanya untuk mengklarifikasi nama baik saya", dan diri saya, urusan saya sangat kerdil sampai harus di firmankan di Al Quran yang dibaca sampai hari kiamat. Yang saya harapkan, agar Rosullulloh mimpi saja (mimpi nya Nabi adalah wahyu). Siapa saya, sehingga harus ada ayat Alquran untuk Aisyah. Aisyah tawadhu, "siapa saya?? ", aisyah merasa kecil dan kerdil. Yakin dan Tawadhu, tawadhu merasa bukan siapa siapa. 

Kullu bani adam Khotto'. Setiap kita berdosa, adapun yg maksum adalah Sunnah Nabi.
Surga akhirat untuk orang orang yang ga mau tampil di dunia, yang tidak menyombongkan diri dan pamer. 

"Bagaimana jika ada orang baik yg terkenal?",, kata Rosululloh, itu adalah kebahagiaan yg disegerakan. tapi orang baik tidak akan mengharapkan pujian, dan followers orang orang.
Bersyukurlah kepada orang orang yg terlihat asing dan aneh yang mengikuti Sunnah Nabi Muhammad saw.

Maka turunlah surat Annur ayat 11, totalnya 10 ayat untuk perkara Aisyah ini.
Ayat ini mengatakan Aisyah bersih, ga berzina. Dan Alloh sendiri yg membersihkan nama Aisyah. dan Nabi saking senengnya ketawa..
Bergembiralah Aisyah, "absiriya ya Aisyah, Bergemberilah Aisyah, Alloh telah membersihkan nama mu"

Kata Ummu Rumman, "datangilah Rosululloh, ciumlah tangannya.."
Kata Aisyah, " Tidak, saya tidak mau memuji kecuali Alloh swt, Karena Alloh yang telah menolongku"
Disini Aisyah tidak mau mendatangi pertama kali adalah Nabi,, tapi mau nya yang ia datangi, yang pertama ia puji adalah Alloh swt.
Tapi Nabi ga baper.

Goal nya dari kisah ini, Agar Aisyah hopeless terhadap makhluk, putus asa kepada makhluk kecuali hanya meminta kepada Alloh..

Karena jaman sekarang, banyak istri istri yang bergantung kepada suami, berharap kepada suami, dihatinya dipenuhi suami suami suami, tawakal kepada suami. Padahal seharusnya hanya bergantung kepada Alloh swt.

banyak pertanyaan, kenapa Nabi diam sampai 1 bulanan, dan bertanya kepada Ali, Zaid, barirah?? kenapa Nabi ga bela dari awal?? Apakah beliau ragu? Kata Imam Ibnul Qayyim, Nabi adalah orang yang paling percaya dengan Aisyah. Kalo Zaid percaya pada Aisyah, maka Nabi lebih percaya pada Aisyah.
kata para ulama, karena Nabi tahu sasaran tembaknya adalah Rosululloh saw, Nabi yg sebenarnya paling tergoncang. karena jika ngurus istri ga bisa bagaimana ngurus umat. Maka Rosululloh tidak mau klarifikasi sebelum ada wahyu, Nabi hanya bisa sabar sabar sabar sampai Alloh sendiri yg klarifikasi, persis sama seperti Aisyah. Nabi hanya mau melangkah kalo ada wahyu. Diam sampai ada wahyu keluar. Nabi memilih sabar. Jadi sebenarnya ujian yg kita rasakan juga pasti di alami Nabi tapi Nabi di beri stadium yg lebih tinggi. Kita harus sabar,jangan menjadi generasi micin yg mau nya serba instan dan ga mau ribet dan berproses. Kalo kita punya umur 0-32 tahun dengan masa kelam,maka ketika kita hijrah PR kita adalah membersihkan karat yg ada di hati kita dan itu butuh proses, ga dengan cepat. Orang orang jungkir balik dan no short cut proses. Penampilan mungkin bisa cepat tapi akhlak harus dengan proses dan sabar.

Nabi Muhammad Saw ga tergesa gesa,dan sabar. Rosullulloh orang nya jujur. Karena beliau sabar menikmati proses. Dan orang orang yg ga jujur biasanya akan membela diri di detik detik pertama. Ishbiru: Sabar. Wa robitu: kuat kuatan napas. Kalo kita di fitnah orang,maka kita harus sabar dan kuat kuatan dengan yg fitnah kita. 

Karena selama 30 hari lebih, Rosullulloh di goncang kredibilitas nya oleh orang Munafik. Dan Rosullulloh memilih sabar dan perbanyak amal. Makanya Aisyah diizinkan untuk di rumah abu Bakar karena Rosullulloh perbanyak sujud dan amal, begitupun Aisyah juga perbanyak sujud dan amal. 

Dan buahnya sangat manis. Surat An-Nur: 11, Bisa jadi fitnah itu Baik buat kalian. Kalo kita punya orientasi akhirat maka semua nya baik untuk kita, dengan fitnah derajat bisa di naikan, dosa di ampuni, fitnah baik buat kita. Sedangkan kalo punya orientasi dunia maka fitnah bisa merusak panggung, followers bisa berkurang. Jadi ujian itu hanya soal frame. 

Dan hebatnya Rosullulloh, padahal mayoritas orang yg ngomongin Hadisatul Ifki, pasti menyangka ini untuk Aisyah. Padahal Rosullulloh pun sangat terpukul juga, tapi Rosullulloh sabar dan tidak menunjukan kesedihan/ga nangis karena tertekan, tetap santun ketika berbicara dengan Aisyah, Aisyah ga di cecer. Dan itulah alasannya Rosullulloh diam, Rosullulloh menunggu wahyu, dan tidak mau klarifikasi dengan lisannya.

Kalo Kita gimana jika ada masalah? ingatlah bahwa pertolongan Alloh dekat.

Dengan ini berakhir lah kisah Hadisatul Ifki.
Ini adalah ilmu tingkat tinggi, maka kita berdoa agar kita dimampukan mengamalkan. Jika kita bisa mengamalkan maka InsyaAlloh kita masterclass. . Kita minta pertolongan Alloh agar bisa mampu mengamalkan.

Q&A ;
  1. Bagaimanatentang solat hajat?
Ada Hadis yg menjelaskan tentang solat Hajat namun Hadist tersebut dilemahkan oleh sebagian para ulama, namun ada Hadis yg Valid/Sohih yg dikeluarkan imam Bukhori memiliki fungsi sama dengan Solat Hajat yaitu Solat Istikharah. Jadi lebih baik kita solat Istikharah karena fungsi nya sama dan lebih Sohih.

Assajdah:24 dan kami jadikan mereka imam imam, mereka memberikan petunjuk dengan petunjuk kami, kapan kami jadikan mereka menjadi imam? Ketika mereka bersabar dan mereka yakin dengan ayat ayat kami, untuk mengerjakan solat, kita harus yakin, bahwa Alloh yg memberi ujian dan Alloh lah yg bisa menguraikan masalah masalah kita.

Bagaimana seperti Aisyah yg percaya banget pada Alloh saat diuji?
yakin dan percaya pada sesuatu pasti berdasarkan data dan pengalaman. Contohnya ada orang yg bajunya jubah dan islami banget tapi minta tolong nginep di rumah kita? Pasti kita kurang percaya karena kita ga kenal siapa dia. Harus ada data valid dulu.
Makanya untuk membentuk keyakinan, caranya belajar yg benar,yg rutin, terus diamalkan. Kalo kita amalkan kita jadi berpengalaman dan oh iya bener tuh ilmu ini. Kalo ga di amalkan ya kita ga punya pengalaman.

Bertakwalah kepada Alloh, dan akan aku ajarkan kalian. (surat  Al Baqarah)

  1. Sampai kapan kita sabar?
Jawaban sampai kita bertemu dengan malaikat maut. Mungkin ada yg mengaitkan lalu bagaimana dengan contoh yg Case nya di Palestina? Ga mungkin hanya sabar aja? Padahal justru solusi nya adalah Sabar. Di surat assajdah 24, "kami akan jadikan kalian Imam/ Pemimpin/ Penguasa ,dengan arahan kami dengan syariat kami, kapan dijadikan imam? Lamma Sobaru yaitu Ketika Sabar "

Kata imam Ahmad bin Abdul Khalid : dengan sabar dan dengan keyakinan, kita akan mencapai kepemimpinan . Bukan sampai kapan dan waktunya, tapi Definisi nya yg harus kita dudukan.
Sabar secara etimologi adalah Al imsak, Nahan. Kita menahan diri dari yg diharamkan Alloh SWT. Sebagian ulama mendefinisikan amal, Sabar itu berpegang teguh kepada Al Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad Saw. Sabar itu on the track. Mengapa? Karena kalo kita berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah maka otomatis ada bencana ujian masalah dari Alloh dan kita harus sabar dan on the track. Alloh ga akan menolong kecuali kita menolong agama Alloh. Intansurulloh wa yansurkum.

Dan masalah Palestina harus menjadi issue kita bersama di diri dan hati kita, yaitu kita harus mendoakan mereka dan jangan remehkan doa doa kita. Kita berdoa untuk kebaikan kebaikan mereka. "Sesungguhnya kalian diberikan pertolongan dan rezeki dari Alloh melalui orang orang kecil dari mereka" dalam riwayat dari doa doa mereka. Perumpamaan seorang muslim dengan muslim yg lain adalah satu tubuh.

Jangan terlalu senang senang karena bisa jadi saudara kita ada yg kesusahan. Jangan terlalu menghamburkan uang,bisa jadi disana butuh pertolongan kita, kita sumbangkan, mungkin kecil tapi gapapa, karena nanti di akhirat kita juga ditanya apa yg kita berikan untuk menolong saudara saudara kita. 

Selesai....


Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah..

Sudah itu saja untuk hari ini.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh :)

Semangat untuk bersabar Yaaa !

Friday, February 8, 2019

No title

Hari terakhir di Puskesmas ku :')

Sebenarnya aku ga mau nulis ini, huhu karena takut sedih. Sedih bukan apa apa, tapi memang pure karena bakalan kangen banget sama orang orang disana yg baik baik banget.

Jadi bisa dikatakan Minggu Minggu terakhir aku di puskesmas bener bener kaya pikiran ngambang. Kerja rasanya ga fokus karena udah melayang layang . Ada perasaan sedih, takut. Mikirin kedepannya gimana ya. Bisa ga ya kerja disana. Anxiety banget pokoknya. Dan musti juga beresin pekerjaan yg rasanya ga habis habis. Terlebih karena aku mau pergi, jadi mungkin banyak yg minta di ajarin ulang cara menggunakan alat alat. Tensi tensi minta di cek in juga. Belum suruh ngumpulin alkes alkes rusak berat padahal di list pun sebenarnya ada yg gue juga ga pernah liat. Jadi makin pusing sebenarnya di pikiran gue saat itu. Belum karena musti dampingi akreditasi jadi juga data data maupun telusur akre juga musti di siapin siapin lagi. Huhu intinya aku udah ga fokus tapi mau ga mau juga harus fokus gitu. Karena ini juga untuk hajat orang banyak. Aku seneng bisa bantu orang. Ga marah atau sebel. Hanya saja saat itu cuma lagi ngambang pikiran. Jadi ga tau seperti nya belum maksimal. :(
Tapi......
Ada banyak angin segar dan kejutan kejutan yg sweet banget.
Seperti Alhamdulillah aku dapet mukena cantik dan tas hitam ransel dari Bu wazia. Ya Alloh sweet banget ibu nya :') Alhamdulillah. Dan akan ku pakai dan memang selalu ku pakai agar ibu wazia bisa bermanfaat kadonya. 
Lalu di hari terakhir aku disana,diundang makan makan di perikanan sama Bu Yanti yg di hadiri orang terdekat kita. Bisa dibayangkan, ini makan siang yg sebenarnya enaaaaaak banget makanan nya. Tapi, di awali dengan pesan kesan masing masing bapak ibu untuk aku. Ya Alloh :')
Rasanya super bahagia plus plus bahagia banget :) Agama adalah nasihat. Dan Alhamdulillah tetep dapet nasihat dari bapak ibu demi kesuksesan aku kedepannya yg Masya Alloh Banget.

Intinya mereka bilang , ........ Ga jadi deh takut riya' . Oh pesan nya aja;
Kalo kata pak Dedi; tetap harus banyak belajar, berkarir, dan kalo bisa minimal jadi pembimbing kedepannya,karena kan rscm RS Pendidikan dan sering ada pelatihan/kuliah . Minimal aku jadi pembimbing yg bisa ngasih ilmu dan bisa bermanfaat. Ya Alloh masyaAlloh banget bapaknya :')
Meskipun tadiannya aku kurang semangat tapi setelah dapet ini bener bener bikin aku jadi semangat gitu loh. Karena biar gimana pun,sebagai murid nya ustadz Nuzul hehehe, kalo udah ada kata kunci ILMU tuh jadi Whoaaaaa gitu, bisa jadi pembimbing/guru itu ya MasyaAlloh banget dong. Walaupun cuma di dunia medis/alked. Tapi jika Alloh ngasih kesempatan semoga aku bisa aamiin ya Alloh..

Tapi yaudah bismillah. Intinya aku jadi terinspirasi. Dan semoga doa doa bapak ibu bisa dikabulkan Alloh. Dan mereka bilang, aku harus jaga kesehatan, makan yg banyak :) tetep harus jadi pribadi yg baik sopan dan rendah hati. InsyaAlloh ya pak Bu.. aamiin

Lihat deh, disini saat aku dikasih wejangan wejangan.. :) aku tuh ga bisa nangis gitu. Karena udah mode nya muka ku tuh selalu senyum dan bahagia. Jadi mau se haru apa, aku tuh ga bisa kecuali emang beneran parah sedihnya..









Dan makannya yg kita makan saat itu, nasi SOP gurame, gurame asam manis, tempe tahu goreng. Dan ya Alloh enaaaaaak banget.. Bu Yanti baik banget . :) Semoga Alloh memberi keberkahan rezeki buat bapak ibu semua aamiin..

Oia aku juga dapet blazer Sudinkes Jakbar buat kenang kenangan dari Bu Yanti hehehe.. wallohua'lam sih, biasanya aku kalo dapet baju tertentu bisa bisa beneran jadi panggilan alam. Contohnya aku sebenarnya sudah punya baju Pemda DKI yg edisi lama dari aku masih SMA dikasih ibu guruku. Masih aku simpan. Dan ternyata bener dong aku pake buat kerja . Pada akhirnya sebenarnya kita juga ga tau , hidup ini dinamis banget. Apapun bisa terjadi. Bahkan bisa jadi duluuuuu banget pas aku mau ujian SNMPTN SMA, aku ujian di SMKN 43 yg di Salemba. Terus aku ngeliatin FKUI dengan tatapan penuh harap, ya Alloh aku mau kuliah disana, apa bisa? Ya kali gitu? Eh Alhamdulillah malah kerja di RSCM yg notabene juga satu kesatuan dengan FKUI MasyaAlloh.. :)

Terus baju baju batik ku yg dikasih Bu fat dijual Bu Yanti dan laku 300rb hahaha Alhamdulillah.. langsung kubelikan saldo BCA flash buat naik busway biar makin semangat.

Pada intinya, Alhamdulillah syukur banget.  Terimakasih ya Alloh.  Semoga apa apa yg engkau berikan adalah yg terbaik untuk kehidupan hamba di dunia akhirat. Aamiin...

Lalu aku keliling lantai 1 2 3 member cleaning servis, satpam, gudang.. dan Alhamdulillah InsyaAlloh selalu dapat doa doa yg baik dari temen temen sekalian.. :)

Oia pesan dari Ibu kapus juga bener bener masyaAlloh banget, kata ibu,," Ibu bangga sama anak ibu (Sani), kerja dimana aja gapapa sama saja sama sama bagus, sehat semangat, sukses terus " sambil meluk aku.. ya Alloh :')


Mungkin itu sedikit tentang hari terakhir.. untuk hari pertama pertama di rscm mungkin InsyaAlloh akan ku tulis besok besok hehehe:)